
- BLOG
Preposition Bahasa Inggris yang Sering Membingungkan!
- By Harford Institute
Apa Itu Preposition?
Dalam Bahasa Inggris, preposition adalah kata depan yang berfungsi menghubungkan kata benda, kata ganti, atau frasa dengan kata lain dalam sebuah kalimat. Walau terlihat sepele, kata-kata ini punya peran penting untuk menunjukkan hubungan antar unsur kalimat seperti tempat, waktu, arah, atau cara. Contohnya seperti in, on, at, to, for, by, with, among, dan masih banyak lagi. Tanpa preposition, kalimat bisa kehilangan kejelasan makna atau bahkan terdengar aneh di telinga penutur asli.
Sayangnya, banyak pembelajar Bahasa Inggris di Indonesia sering tertukar dalam penggunaan preposition. Hal ini wajar karena Bahasa Indonesia tidak memiliki padanan langsung yang sepresisi itu. Misalnya, kata “di” bisa berarti in, on, atau at, tergantung konteksnya. Nah, supaya kamu nggak bingung lagi, yuk kita bahas satu per satu preposition yang paling sering menimbulkan kesalahan!
1. In, On, dan At – Tiga Serangkai yang Sering Menjebak!
Tiga kata ini sering jadi sumber kebingungan utama bagi banyak pelajar Bahasa Inggris. Padahal, masing-masing punya fungsi yang berbeda, terutama saat digunakan untuk menunjukkan tempat dan waktu. Kata in digunakan untuk area yang luas atau periode waktu yang panjang seperti negara, kota, bulan, atau tahun. Misalnya, I live in Medan atau She was born in 2001. Sedangkan on digunakan untuk hal yang lebih spesifik seperti hari, tanggal, atau permukaan. Contohnya, The meeting is on Monday atau The phone is on the table. Sementara itu, at digunakan untuk titik waktu atau tempat yang sangat spesifik, seperti at 7 PM atau at the bus stop.
Coba kamu bayangkan seperti ini: kalau kamu berdiri di dalam suatu area besar seperti “dalam kota”, gunakan in. Kalau kamu berdiri di atas permukaan sesuatu, seperti meja, gunakan on. Dan kalau kamu menunjukkan titik tertentu di peta atau waktu yang jelas, gunakan at. Dengan membayangkan konteksnya secara visual, kamu akan lebih mudah menentukan preposition yang tepat dalam kalimat. Jadi mulai sekarang, jangan asal pakai ya! 😄
2. To vs For – Mirip Tapi Tidak Sama!
Kedua preposition ini sering kali bikin bingung karena secara harfiah sama-sama bisa berarti “untuk”. Namun secara fungsi, to dan for punya makna yang berbeda. To biasanya digunakan untuk menunjukkan arah atau tujuan dari suatu tindakan. Contohnya: I go to school every morning atau She sent a message to her friend. Sementara itu, for lebih digunakan untuk menunjukkan manfaat, alasan, atau tujuan tindakan tersebut dilakukan. Contohnya, This gift is for you atau Thanks for helping me.
Coba perhatikan perbedaan halusnya. Saat kamu bergerak atau mengarahkan sesuatu kepada seseorang atau tempat, gunakan to. Tapi kalau kamu melakukan sesuatu demi seseorang atau untuk memberikan manfaat, gunakan for. Jadi, kalimat “I gave a present to her” (aku memberikan hadiah kepada dia) dan “I bought a present for her” (aku membeli hadiah untuk dia) keduanya benar, tapi fokus maknanya berbeda. To menekankan arah tindakan, sementara for menekankan tujuan tindakan. Keren kan, ternyata sekecil itu bisa ubah nuansa kalimat!
3. Between vs Among – Bedanya di Jumlah!
Preposition between dan among juga sering membuat bingung karena keduanya bisa diartikan sebagai “di antara”. Padahal, aturan penggunaannya cukup jelas. Between digunakan saat kamu berbicara tentang dua orang atau dua benda saja. Contohnya, The secret is between you and me. Sedangkan among digunakan saat jumlahnya lebih dari dua, misalnya, She was sitting among her friends.
Bayangkan kamu lagi duduk di kelas. Kalau kamu duduk di antara dua orang teman, kamu pakai between. Tapi kalau kamu dikelilingi oleh banyak teman, gunakan among. Walau perbedaannya terlihat kecil, memilih preposition yang tepat bisa membuat kalimatmu terdengar jauh lebih alami dan grammatically correct. Jadi, mulai sekarang, jangan asal terjemahkan “antara” menjadi between ya, lihat dulu jumlahnya!
4. By vs With – Si Kembar Beda Fungsi!
Kata by dan with juga sering bikin salah kaprah karena keduanya bisa menunjukkan “cara melakukan sesuatu”. Tapi sebenarnya keduanya punya fungsi berbeda. By biasanya digunakan untuk menunjukkan siapa yang melakukan sesuatu (pelaku) atau cara umum melakukan sesuatu, misalnya The song was written by Taylor Swift atau I go to work by car. Sedangkan with digunakan untuk menunjukkan alat atau cara spesifik yang digunakan, seperti She cut the paper with scissors.
Agar mudah diingat, bayangkan begini: by = “oleh siapa” atau “dengan cara apa”, sementara with = “pakai apa”. Misalnya, The painting was made by an artist with a brush. (Lukisan itu dibuat oleh seorang seniman dengan kuas.) Kedua preposition muncul di kalimat yang sama, tapi fungsinya berbeda. Dengan memahami perbedaan konteks ini, kamu akan lebih mudah membuat kalimat yang terasa alami dan profesional.
Kenapa Harus Paham Preposition?
Preposition mungkin terlihat kecil, tapi efeknya besar banget pada makna kalimat. Salah memilih preposition bisa mengubah arti kalimat secara drastis! Misalnya, He is good in English sebenarnya kurang tepat, karena yang benar adalah He is good at English. Meskipun terdengar mirip, penggunaan yang salah bisa membuat kalimat terdengar “asing” bagi penutur asli.
Dengan memahami penggunaan preposition yang benar, kamu tidak hanya akan meningkatkan kemampuan grammar, tapi juga membuat ucapan dan tulisanmu terdengar lebih alami. Apalagi kalau kamu sering berbicara dengan orang asing atau menulis konten profesional berbahasa Inggris, preposition yang tepat bisa membuatmu terdengar lebih percaya diri dan kompeten.
Preposition memang tricky, tapi kalau kamu sudah tahu logika dan konteks penggunaannya, dijamin tidak sesulit itu. Cobalah untuk membaca dan mendengarkan percakapan Bahasa Inggris sesering mungkin agar terbiasa dengan penggunaannya dalam konteks nyata. Latihan menulis kalimat juga bisa membantu kamu memahami kapan harus menggunakan in, on, at, atau for. Ingat, belajar grammar bukan tentang menghafal, tapi memahami cara kerja bahasa agar komunikasi jadi lebih efektif!
Belajar Grammar Jadi Lebih Seru di Harford!
Di Harford Institute, kamu nggak cuma belajar grammar dari teori, tapi juga langsung praktik berbicara dan menulis dengan cara yang benar dan natural. Setiap kelas dirancang interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Jadi kamu bisa speak English confidently tanpa takut salah grammar lagi!
Yuk, ikut kelas trial GRATIS 1x di Harford dan rasakan bedanya cara belajar yang bikin kamu benar-benar bisa ngomong Bahasa Inggris! Coba Trial Class Gratis di Cabang Harford
Other teach you English, we make you speak!
