Lompat ke konten

Common Expressions tentang Mental Health in English

mental health expression in english

Kesehatan mental kini menjadi topik global yang semakin banyak dibicarakan, termasuk di media sosial, film, maupun percakapan sehari-hari. Bagi yang sedang belajar bahasa Inggris, penting untuk mengenal common expressions atau ungkapan umum yang berkaitan dengan mental health.

Dengan memahami ungkapan ini, Anda bisa lebih percaya diri saat berdiskusi tentang kesehatan mental, baik dalam percakapan santai maupun formal.

Mengapa Penting Memahami Mental Health Expressions?

Memahami mental health expressions menjadi hal penting karena bahasa adalah sarana utama seseorang dalam menyampaikan kondisi emosi dan kesehatan mentalnya. Tidak sedikit orang yang sebenarnya sedang butuh bantuan, namun mengekspresikannya secara tidak langsung melalui kata-kata yang mereka pilih.

Ketika kita mengenali ungkapan seperti “I feel overwhelmed”, “I’m mentally exhausted”, atau “I don’t feel like myself lately”, kita bisa lebih peka terhadap sinyal awal masalah kesehatan mental—baik yang dialami diri sendiri maupun orang di sekitar kita.

Pemahaman ini juga membawa banyak manfaat, di antaranya:

  • Membantu kita berkomunikasi dengan lebih empatik, tanpa sikap menghakimi atau mengecilkan perasaan orang lain.

  • Mengurangi risiko miskomunikasi, terutama dalam lingkungan sekolah, tempat kerja, dan keluarga.

  • Meningkatkan self-awareness, karena kita belajar mengenali dan memberi nama pada perasaan yang sebelumnya sulit diungkapkan.

  • Mendorong terciptanya ruang yang lebih aman secara emosional, di mana setiap orang merasa didengar dan dihargai.

Dalam pembelajaran bahasa Inggris, mental health expressions membuat komunikasi terasa lebih hidup dan relevan. Bahasa tidak lagi sekadar soal tata bahasa, tetapi menjadi alat untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman nyata sehari-hari.

Memahami bahasa perasaan mungkin terlihat sederhana, namun dampaknya besar dalam membangun hubungan yang lebih sehat, hangat, dan saling mendukung.

Berikut adalah 30 mental health expressions yang umum digunakan, lengkap dengan arti dalam Bahasa Indonesia dan contoh kalimatnya
1. Feeling Blue

Merasa sedih, murung, atau down.
Example: “I’ve been feeling blue since last week.”

2. Burned Out

Kelelahan mental dan emosional akibat tekanan berlebihan.
Example: “I’m totally burned out after working nonstop.”

3. Under Pressure

Merasa tertekan oleh tuntutan atau situasi tertentu.
Example: “She’s been under pressure because of her exams.”

4. Have a Lot on My Plate

Memiliki banyak tanggung jawab hingga merasa kewalahan.
Example: “Sorry, I can’t join today. I have a lot on my plate.”

5. Feeling Overwhelmed

Merasa kewalahan secara mental atau emosional.
Example: “He’s feeling overwhelmed with all the responsibilities.”

6. Take a Deep Breath

Ungkapan untuk menenangkan diri.
Example: “When you feel anxious, just take a deep breath.”

7. Clear My Mind

Mengistirahatkan pikiran dari stres.
Example: “I need to go for a walk to clear my mind.”

8. Break Down

Kehilangan kendali emosi, biasanya menangis.
Example: “She broke down after hearing the news.”

9. Check In on Someone

Menanyakan kabar atau kondisi mental seseorang.
Example: “Don’t forget to check in on your friends.”

10. Self-Care

Upaya merawat kesehatan fisik dan mental diri sendiri.
Example: “I’m taking a day off for some self-care.”

11. At the End of My Rope

Merasa hampir menyerah.
Example: “I’m at the end of my rope with all this stress.”

12. Hang In There

Tetap bertahan di situasi sulit.
Example: “I know it’s tough, but hang in there.”

13. Hit Rock Bottom

Mengalami titik terendah dalam hidup.
Example: “After losing his job, he felt like he hit rock bottom.”

14. Lighten Up

Menjadi lebih santai, tidak terlalu tegang.
Example: “You need to lighten up and stop stressing over little things.”

15. Keep It Together

Berusaha tetap tenang dan tidak panik.
Example: “Even though she was nervous, she kept it together.”

16. On Edge

Merasa gelisah atau tegang.
Example: “He’s been on edge since the exam started.”

17. Lose Sleep Over Something

Susah tidur karena terlalu khawatir.
Example: “Don’t lose sleep over it. Everything will be fine.”

18. Weight on My Shoulders

Merasa terbebani oleh tanggung jawab.
Example: “I feel like I have the weight of the world on my shoulders.”

19. Give Yourself a Break

Memberi waktu istirahat dan tidak terlalu keras pada diri sendiri.
Example: “You’ve been working hard. Give yourself a break.”

20. In a Dark Place

Merasa sangat tertekan secara emosional.
Example: “He was in a dark place after the accident.”

21. Open Up

Berani berbicara jujur tentang perasaan.
Example: “She finally opened up about her anxiety.”

22. Talk It Out

Membicarakan masalah agar terasa lebih ringan.
Example: “Let’s talk it out. Maybe it will help.”

23. Pull Myself Together

Mengendalikan emosi dan kembali fokus.
Example: “I need to pull myself together before the meeting.”

24. Take It Easy

Tidak memaksakan diri, lebih santai.
Example: “You should take it easy after your surgery.”

25. Peace of Mind

Ketenangan batin.
Example: “Meditation gives me peace of mind.”

26. Cry It Out

Menangis untuk meluapkan emosi.
Example: “Sometimes you just need to cry it out.”

27. Breathe Easy

Merasa lega setelah tekanan berlalu.
Example: “I can breathe easy now that the project is done.”

28. Lift Someone’s Spirits

Membuat seseorang merasa lebih baik.
Example: “Her words really lifted my spirits.”

29. Stay Grounded

Tetap tenang, realistis, dan fokus.
Example: “Yoga helps me stay grounded.”

30. Find Your Balance

Menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Example: “Work is important, but so is finding your balance.”

Menguasai common expressions tentang mental health bukan hanya soal memperkaya kosakata, tapi juga melatih empati dalam komunikasi. Dengan bahasa yang tepat, kita bisa lebih mendukung orang lain dan juga mengekspresikan diri dengan baik.

Kalau Anda ingin belajar bahasa Inggris dengan pendekatan interaktif, real-life conversation, dan relevan dengan isu kekinian, Harford Institute siap mendampingi Anda.


Other teach you English, we make you speak!

Share the Post:

Related Posts