Lompat ke konten

5 Kesalahan Memilih Les Bahasa Inggris & Cara Menghindarinya

Belajar bahasa Inggris memang jadi kebutuhan di era sekarang, baik untuk sekolah, kuliah, maupun kerja. Tapi sayangnya, banyak orang terjebak memilih kursus yang ternyata tidak cocok. Hasilnya? Waktu terbuang, uang hilang, dan kemampuan bahasa Inggris tidak berkembang.
Biar kamu nggak ikut-ikutan salah langkah, yuk simak 5 kesalahan umum saat memilih les bahasa Inggris dan bagaimana cara menghindarinya

1. Hanya Tergiur Harga Murah

Banyak orang langsung tergoda dengan kursus yang menawarkan biaya super murah. Padahal, harga rendah belum tentu sebanding dengan kualitas pengajar, metode, atau fasilitas yang didapat. Akibatnya, kamu bisa jadi malah buang waktu belajar dengan metode yang tidak efektif, atau guru yang kurang berpengalaman.

Cara Menghindari:
Sebelum mendaftar, lakukan riset mendalam. Cek profil pengajar, metode belajar, dan testimoni siswa sebelumnya. Bandingkan harga dengan kualitas yang ditawarkan. Ingat, investasi belajar bahasa adalah untuk jangka panjang, jadi jangan hanya fokus pada biaya termurah, tapi pada hasil terbaik yang akan kamu dapatkan.

2. Tidak Mengecek Metode Pengajaran

Metode pengajaran sangat mempengaruhi kenyamanan dan efektivitas belajar. Banyak yang asal daftar tanpa tahu apakah kursus tersebut lebih banyak teori atau praktik, apakah sesuai dengan kebutuhan, dan apakah metode tersebut cocok dengan gaya belajar mereka.

Cara Menghindari:
Sebelum memilih, tanyakan detail metode pengajaran yang digunakan. Apakah fokus pada speaking, listening, atau grammar? Apakah ada praktik langsung? Pilih kursus yang metode belajarnya interaktif dan aplikatif, sehingga kamu bisa langsung menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

3. Mengabaikan Kualifikasi Pengajar

Banyak peserta kursus yang menganggap semua guru bahasa Inggris sama saja. Padahal, kualifikasi dan pengalaman pengajar sangat memengaruhi kualitas pembelajaran. Guru yang kurang terlatih bisa membuat proses belajar jadi membosankan atau sulit dipahami.

Cara Menghindari:
Cari tahu latar belakang pengajar apakah memiliki pengalaman mengajar yang relevan. Guru yang berkualitas biasanya juga punya cara mengajar kreatif, sabar, dan mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa.

4. Tidak Memperhatikan Fasilitas & Lingkungan Belajar

Lingkungan belajar yang kurang mendukung, seperti kelas yang bising atau fasilitas yang minim, bisa mengganggu konsentrasi. Banyak orang mengabaikan hal ini, padahal suasana kelas berpengaruh besar pada fokus dan motivasi.

Cara Menghindari:
Kunjungi lokasi kursus sebelum mendaftar. Perhatikan kenyamanan ruang kelas, jumlah siswa dalam satu kelas, serta fasilitas yang disediakan. Lingkungan belajar yang kondusif akan membuat kamu lebih fokus dan semangat mengikuti pelajaran.

5. Tidak Memikirkan Tujuan Jangka Panjang

Kadang orang memilih kursus hanya untuk mengisi waktu atau sekadar ikut-ikutan teman, tanpa memikirkan target jangka panjang. Akibatnya, kursus yang diambil tidak sesuai dengan tujuan, misalnya untuk ujian TOEFL, percakapan bisnis, atau kebutuhan akademik.

Cara Menghindari:
Tentukan tujuan belajar sejak awal. kamu ingin lancar percakapan sehari-hari, lulus tes TOEFL untuk lanjut pendidikan, atau menunjang karier? Pilih kursus yang menyediakan program sesuai kebutuhan tersebut, Apakah sehingga hasil belajar lebih terarah dan bermanfaat untuk masa depan.

Kalau kamu mau kursus bahasa Inggris yang fokus pada hasil, metode aplikatif, dan pengajar berpengalaman, salah satu rekomendasi terbaik adalah Harford Institute.
Tersedia 21 cabang di Medan dan 1 cabang di Tangerang.
Baca selengkapnya di website kami Harford Institute